Showing posts with label Cerita Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Cerita Motivasi. Show all posts

Wednesday, January 3, 2018

KENAPA KEBAIKAN HARUS DIULANG-ULANG...?

Ya, kenapa hal-hal yang baik itu perlu diulang...?

Sering kali muncul pertanyaan-pertanyaan seperti dibawah ini,

Kenapa hafalan Qur'an harus diulang-ulang...?

Kenapa sholat harus diulang-ulang...?

Kenapa sedekah harus diulang-ulang...?

Kenapa berbuat baik harus diulang-ulang...?

Kenapa shaum harus diulang-ulang...?

Kenapa berdo'a harus diulang-ulang...?

Bahkan, banyak ayat Al-Qur'an yang diulang-ulang...?

Tiada lain dan tiada bukan, tujuannya untuk MENGUATKAN. Semakin diulang, semakin kuat. Semakin diulang, semakin menancap di pikiran bawah sadar. Inget terus...

Ibarat pisau yang semakin diasah, maka akan semakin tajam...

Dan, kata-kata yang sering kita ulang, akan menjadi doa dan nyata...

Itu sebabnya kenapa kata-kata yang tidak positif dan memberdayakan, sebaiknya tidak perlu diulang-ulang. Karena semakin diulang, semakin kuat dalam ingatan. Bahkan berpotensi menjadi kenyataan.

Bagaimana tidak, alam semesta dan seisinya pun turut meng-amin-kan...

Ngga percaya...? Yuk kita buktikan...

Silahkan Anda ambil segelas air. Lalu katakan ke air itu, "Ya Allah, jadikan air ini sebagai obat yang dapat mengobati penyakitku. Juga jadikan sebagai 'racun' yang dapat menghancurkan seluruh energi negatif yang ada dalam tubuhku. (Ulang-ulang, sampai keyakinan itu datang, lalu minumlah). Sadar atau tidak, molekul-molekul pada air itu berubah menjadi indah dan menyehatkan tentunya...

Kemudian, Anda ambil lagi segelas air, katakan pada air itu, "You make me sick...! Kamu itu bikin aku sakit..." (Ulang-ulang, sampai benar-benar yakin, lalu minumlah...) Insya Allah tak lama kemudian beneran sakit. Entah kepalanya yang sakit, perutnya, atau yang lainnya...

Makanya jangan heran, jika makanan yang 'sering' dihina, dicela, dimaki, biasanya cepat basi...

Begitu pun dengan tumbuhan, mereka tidak mau tumbuh jika ditanam oleh orang yang sering marah dan gemar mencela...

Dan masih banyak lagi fenomena-fenomena lainnya, yang apabila diulang-ulangu maka akan semakin kuat dan tajam, setajam silet...!

Masih ingat, seorang artis yang menyanyikan lagu "Lelaki buaya darat"...? (Tidak perlu disebut namanya)

Anda boleh bayangkan, kalimat itu sering diulang-ulang setiap kali ia bernyanyi, manggung, dll. Seiring berjalannya waktu, ternyata kalimat itu menjadi nyata...

Begitu pun dengan seorang emak yang bertanya tentang, "Kang, kenapa anak Saya suka sakit setiap kali kehujanan...?"

Jawabannya, bisa jadi ada 2 kemungkinan.
1. Karena 'suka' sakit. Coba deh ganti dengan 'tidak suka', insya Allah aman.
2. Sering dihipnotis sama emaknya. Bisa jadi si emak sering bilang (mensugesti), "Nak jangan hujan-hujanan, nanti sakit." Sadar atau tidak, kalimat itu telah menjadi belief system' bagi si anak. Sehingga setiap kali dia kehujanan, pasti sakit.

Padahal, apa salahnya bilang "Nak mainnya di dalam rumah saja. Diluar hujan. Nanti baju kamu basah...". Ulang-ulang lah setiap kali si anak mau main hujan. Sehingga alam bawah sadarnya menangkap kalau main hujan bajunya basah. Bukan sakit...!

Lebih positif dan memberdayakan, bukan...?

Nah, jika kita sudah memahami semua ini, cukup hal-hal baik saja yang harus kita ulang-ulang. Tujuannya tiada lain, agar semakin KUAT dalam ingatan, sehingga menjadi keyakinan...

Semoga bermanfaat...

Friday, April 21, 2017

Arti Sahabat


Sahabat itu gak repot
Aku susah kamu bantu
Kamu susah aku ganggu eh salah..aku bantu hehee
Sahabat itu bukanlah kamu yang melihat nasi yang sedikit kemudian kamu segerakan untuk menghabiskannya tanpa diketahui oleh sahabatmu agar nanti bisa makan berdua dengannya diwarung, bukan.
Sahabat itu kamu yang melihat nasi yang sedikit tadi kemudian menunggu, sedang kan kamu  lapar agar nanti bisa menghabiskannya berdua. Sedikit sih tapi pasti kenyang karena disitu ada kenikmatan yang Allah berkahi.
Menurutku ya, Sahabat juga orang yang kita sayangi,… orang yang selalu ingin kita do’akan,..orang yang ingin kita pahami lebih dalam, orang yang ingin kita bagi ketika kita senang, dan tidak ingin kita bebani ketika sulit, dan manakala ia kesepian dan merasa seluruh dunia menjauh darinya, maka kita katakan : Sahabatku, masih ada aku.
Sahabat juga gak pernah ngeluh kepada sahabatnya, sahabat juga siap menerima dan berkata" dia tetap sahabatku" sahabat itu selalu percaya kepada sahabatnya bahkan disaat dia berbohong, bukan agar ia terus jatuh kedalam kegelapan, tapi agar ia tau bahwa ia punya sahabat yang gak kan berubah dengan segala bentuk perubahan apapun. Dan agar ia sadar bahwa sahabatnya terus akan menasehatinya saat ia khilaf dan menyemangatinya saat ia insaf.
Persahabatan tu bukanlah dari senin sampe minggu
Juga bukan dari tanggal 1-30
Dan Juga bukan dari januari sampe desember
tapi ia kemaren hari ini besok dan selamanya.
Bagi kami Sahabat itu gak pernah berakhir, ia hanya punya Awal.
Walaupun maut memisahkan kami tetap itu adalah awal. Awal dari kesendirian dan awal dari penantian.  Yup penantian tuk berkumpul lagi disurganya Allah dan ditemani teman sejati (istri sholeha)
Moga kita selalu ditemani dia yang selalu berkata "tenang aja, masih ada aku"
Moga berkah.

Thursday, April 20, 2017

Kenapa Harus Sedih?

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Kenapa aku harus bersedih? Kalau ternyata pada setiap menit dan detik terdapat kelapangan dari Tuhan Pemilik langit.
Kenapa harus bersedih? Jika rezekiku sudah tertulis, umurku telah ditentukan dan ajalku tidak tahu kapan datangnya.
Kenapa aku harus bersedih? kalau ternyata Allah lebih sayang kepadaku daripada rasa kasih sayang seorang ibu terhadap bayinya.
Mengapa aku harus bersedih? Jika ternyata aku beristighfar kepada Allah maka Ia memberi kepadaku rezeki dan menghilangkan seluruh kegelisahanku.
Mengapa aku harus bersedih? Jika ternyata ketika Allah berkehendak atas segala sesuatu maka Ia akan mengatakan "Jadilah" maka akan terjadi.

Sesungguhnya KEHENDAK ALLAH tegak dengan ZATNYA...
Dalam keseluruhan SIFAT-SIFATNYA...
Sentiasa memiliki sifat BERKEHENDAK...


BERKEHENDAK dalam KEABADIANNYA...
Mewujudkan sesuatu...
Pada waktu-waktunya yang sesuai yang DIKEHENDAKINYA...
Semenjak azali... tanpa terawal ataupun terlambat...
Terjadi sesuai dengan ILMU dan KEHENDAKNYA...
Tanpa pergantian dan perubahan....
Mengatur segala urusan...
Tanpa memerlukan pemikiran dan menunggu waktu...


KEHENDAKNYA yang satu...
Tidak membebankanNYA dari KEHENDAKNYA yang lain...
Adanya KEHENDAK ALLAH...
Sebagai hambaNYA....
Wajib beriman dengan QADHA dan QADAR...

Bila seseorang ditentukan Allah berbuat KETAATAN...
Haruslah ia menerimanya dengan keikhlasan dan kesungguhan...
Sehingga dimuliakan Allah dengan TAUFIK dan HIDAYAH yang berterusan...


Bila seseorang ditentukan Allah berbuat KEMAKSIATAN...
Haruslah ia menghadapinya dengan penyesalan...
Beristighfar... bertaubat penuh sesalan...
Sehingga Allah dengan RAHMATNYA memberi AMPUNAN...


Bila seseorang ditentukan Allah dengan KENIKMATAN...
Haruslah ia menyikapinya dengan penuh kesyukuran...
Berzakat, bersedekah dan bersikap dermawan...
Sehingga dimuliakan Allah dengan ditambahkan lagi KENIKMATAN...


Bila seseorang ditetapkan Allah dalam KESULITAN...
Haruslah ia menerimanya dengan keredhaan dan kesabaran...
Terus berusaha, berazam dan berdoa tanpa putus harapan...
Sehingga dimuliakan Allah di Hari Pembalasan...


Sesungguhnya Qadha dan Qadar Allah...
Ibarat lautan yang dalam... Janganlah engkau menyelaminya...
Ia adalah jalan yang gelap... Janganlah engkau melaluinya...
Ia adalah RAHSIA ALLAH...
DIA telah merahsiakannya... Janganlah engkau menelitinya...

Thursday, March 16, 2017

Masalah Itu Awal Keajaiban



Assalamualaikum Akh
Gimana kabare?
Sehatkan?
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah ya Akh, moga dengan bersyukurnya kita Allah selalu menambahkan nikmatnya kepada kita, amin.

Okelah Akh, pada kesempatan ini saya akan berbagi lagi sebuah cerita tentang keajaiban.
Mungkin kita semua pernah merasakan keajaiban itu sendiri, disaat kita punya masalah dan hampir kita tidak menemukan jalan keluarnya, kemudian atas kehendak Allah kita bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan hal yang sangat tidak kita duga. Pernahkan merasakan hal itu? dan kita semua pasti yakin dong kalau itu semua terjadi atas izin Allah SWT.


 
Baiklah, melalui tulisan ini saya akan coba untuk berbagi sebuah cerita tentang seorang anak yang bernama Sally.
Sally ini berumur 8 tahun, dan ia memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Georgi. Suatu ketika ia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adiknya itu. Dari pembicaraan antara ibu dan ayahnya, ia mendengar bahwa adiknya itu memiliki sakit yang parah dan mereka telah mencoba berbagai macam usaha untuk menyelamatkan jiwanya, dan hanya operasi yang sangat mahallah yang bisa menyelamatkan jiwa adiknya, tapi mereka tidak punya biaya untuk itu.

Kemudian Sally mendengar ayahnya berbisik, "Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang", kemudian Sally pergi ketempat tidur dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya.

Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut kelantai dan menghitungnya dengan sangat cermat, berulang kali ia menghitung uang tersebut, agar nilainya bener-bener tepat.
Kemudian Sally membawa uang tersebut, ia pergi secara diam-diam agar tidak diketahui oleh ayah dan ibunya, kemudian ia berlari menuju tujuannya yaitu Apotik.
Sesampainya ke Apotik, ia menunggu dengan sabar sampai akhirnya sang apoteker memberikan sedikit perhatian kepadanya. Namun sayang, sang apoteker terlalu sibuk dengan pelanggannya yang lain dan ia tidak mau diganggu oleh seorang anak yang berusia 8 tahun itu, Sally berusaha menarik perhatian dengan menggoyang-goyangkan kakinya, namun tetap gagal.
Akhirnya Sally mengambil uang koin dan melemparkannya ke kaca etalase. Berhasil ! "Apa yang kamu perlukan?" tanya apoteker tersebut dengan suara marah "saya sedang berbicara dengan pelanggan saya".

"Tapi saya ingin berbicara kepadamu tentang adik saya, Dia sakit dan saya ingin membeli keajaiban," jawab Sally dengan nada yang sama.
"Apa yang kamu katakan?" tanya apoteker itu.
"Ayah saya bilang, hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan nyawa adik saya, oleh karena itu saya ingin membeli keajaiban tersebut, jadi berapa harganya?"
"Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil. Maaf saya tidak bisa membantumu"
"Dengar, saya memiliki uang untuk membelinya. Katakan saja berapa harganya" kata Sally

Kemudian datang seorang pria dan bertanya kepada Sally, "Keajaiban seperti apa yang dibutuhkan oleh adikmu"
"Saya tidak tau," jawab Sally. Air matanya pun mulai menetes. "yang saya tau dia sakit parah dan ayah bilang bahwa ia membutuhkan operasi, tapi kedua orang tua saya tidak memiliki uang untuk membayarnya" lanjut Sally.
"Berapa uang yang kamu punya?" tanya pria itu. "satu dolar dan sebelas sen," jaab Sally dengan bangga.
"Wah, kebetulan sekali," kata pria itu sambil tersenyum. Satu dollar dan sebelas sen itu udah cukup untuk membeli keajaiban yang bisa menolong adikmu," lanjut pria itu.
Kemudian pria itu mengambil uang Sally sambil berkata, "bawalah saya kepada adikmu, saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu.

Kalian tau siapa pria itu?
Dia adalah Dr, Carlton Armstrong, seorang ahli bedah terkenal. Dokter itulah yang mengoperasi adik Sally tanpa biaya dan waktu yang lama.
Kedua orang tuanya sangat bahagia mendapatkan keajaiban tersebut.

"Operasi itu," bisik ibunya, "adalah seperti keajaiban. Saya tidak dapat membayangkan berapa harganya"
Sally tersenyum. Dia tau banget harga keajaiban tersebut, satu dollar dan sebelas sen.

Kita harus percaya akan keajaiban dalam hidup kita. Kita tahu dibalik semua yang terjadi ada sesuatu yang indah untuk kita. Walaupun semua terasa pahit, getir dan menyedihkan. Proses yang indah berawal dari sebuah pengorbanan yang tidak akan pernah terukur dengan hal apapun.
Kita juga harus percaya suatu saat akan ada waktu yang tepat dimana keajaiban itu datang. Keajaiban hanya akan terjadi bagi mereka yang mempunyai mimpi yang tinggi tentang kehidupan. kehidupan ini sangat indah, dan itu salah satu keajaiban yang kita rasakan