Showing posts with label Istiqomah. Show all posts
Showing posts with label Istiqomah. Show all posts

Sunday, July 8, 2018

Ini 10 Cincin Terindah Hadiah untuk Para Kekasih Allah

Setiap Muslim tentu menginginkan sesuatu yang berharga dari Allah SWT, karena hal itu merupakan kebanggan terbesar bagi dirinya. Namun ternyata, sesuatu yang berharga itu tidak bisa jatuh kepada sembarang orang, hanya orang-orang yang menjadi kekasih-Nya saja yang mendapatkannya. Salah satu hal paling berharga yang akan didapatkan oleh kekasih Allah ialah cincin bertuliskan kalimat indah.

Setiap kekasih Allah itu mempunyai 70 perhiasan yang beraneka ragam warnanya. Pada jari-jari mereka terdapat 10 cincin yang ditulisi sebagai berikut:

Pada cincin yang pertama, "selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu,"(QS. Ar-Ra`du:24)
Pada cincin kedua tertulis, "Masuklah kedalamnya dengan sejahtera dan aman," (QS. Al-hijr: 46)
Pada cincin yang ketiga tertulis, "Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu karena perbuatan yang telah kamu kerjakan," (QS. Az-zukhruf: 72)
Pada cincin yang keempat tertulis, "Dihilangkan dari kamu segala kesedihan dan duka cita"
Pada cincin yang kelima tertulis, "Kami pakaikan intan dan berbagai macam perhiasan kepadamu."
Pada cincin yang keenam tertulis, "Kami kawinkan kamu dengan bidadari cantik jelita."
Pada cincin yang ketujuh tertulis, "Dan bagimu didalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap dipandang mata dan kamu kekal didalamnya."
Pada cincin yang kedelapan tertulis, "Kamu berteman dengan para nabi dan orang-orang yang benar."
Pada cincin yang kesembilan tetulis, "Kamu akan muda terus, tidak akan tua."
Pada cincin yang kesepuluh tertulis, "Kamu bertempat tinggal ditengah-tengah tetangga yang mana tidak ada tetangga yang akan mengganggu kamu."

Itulah 10 cincin yang akan diterima oleh kekasih Allah.
Temen-temen tertarik untuk mendapatkannya?
Jika iya, maka kita harus berusaha untuk menjadi orang yang mampu menarik hati dan simpati Allah. Sehingga, Dia mengakui kita sebagai kakasihnya.

Wallahu A`lam.

Sumber terjemahan tambihul Ghofilin
@beritaummatislam

Monday, February 27, 2017

Muslim wajib baca! Keutamaan Istiqomah yang belum diketahui



Muslim wajib baca! Keutamaan Istiqomah yang belum diketahui - Sebuah sunatullah bahwa istiqomah adalah kekuatan, istiqomah itu mengundang karomah, kemuliaan para kekasih Allah, ciri khasnya ada dua:


1. Yakin. Orang yang istiqomah itu haqqul yakiin, Allah akan menurunkan malaikat yang buahnya adalah derajat kekasih Allah dalam situasi apapun, sekalipun jiwa taruhannya, dia tenang. Tenang ini tidak bisa diminta dari orang, tidak bisa dibeli. Tenang itu milik Allah.

“Huwalladzi andzala sakiinah fii qulubil mu’miniin,” Dialah Allah yang menurunkan sakinah di hati orang yang beriman.

Orang yang dikaruniai ketenangan, jernih dalam segala kondisi itulah Rasulullah, para sahabat, para ulama yang benar-benar pecinta Allah. Orang yang istiqomah akan tidak ada takutnya dan tidak sedih dengan dunia berikut isinya.

2. Mendapat Keutamaan, seperti dalam QS Fusilat ayat 30:

“Sesungguhnya orang- orang yang mengatakan, ‘Tuhan kami adalah Allah’ dan mereka istiqomah pada pendirian mereka maka para malaikat akan turun kepada mereka dan mengatakan jangan merasa takut dan jangan kamu merasa sedih, bergembiralah kamu memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”


“Sesungguhnya orang yang mengatakan, Tuhan kami adalah Allah, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Merekalah orang-orang yang mewarisi surga, kekal didalamnya sebagai balasan apa yang sudah dilakukan.” (QS Al- Ahqof: 13-14)

Dalam salah satu hadits, salah satu sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Ya, Rasul ajarkan kepadaku agama Islam, ucapan yang mencakup seluruhnya sehingga aku tidak bertanya lagi kepadamu sesudah ini.” Beliau menjawab, “Yakinlah kepada Allah dan istiqomah.” (HR. Muslim)



Kalau orang sudah dapat keyakinan kepada Allah kemudian dia istiqomah dalam keyakinannya, istiqomah dalam amalnya, istiqomah dalam keikhlasannya, dapatlah dunia berikut isinya. Insya Allah derajatnya bisa mencapai derajat kekasih Allah.


Cara Agar Tetap Istiqomah


1. Menjiwai syahadat, Ashadu an laa illaha illAllah wa ashadu anna Muhammadarrosululloh. Syahadat yang bagus adalah hatinya benar-benar tidak menuhankan apapun selain Allah. Kalau sudah bulat hati ke Allah, maka mahluk, harta, kedudukan duniawi, popularitas tidak jadi sandaran. Makanya, setiap orang yang hatinya masih menganggap ada selain Allah yang bisa memberi nikmat, memberi karunia, memberikan manfaat maka amalnya ditujukan untuk sesuatu, ini sulit untuk istiqomah, karena sesuatunya itu akan berhenti juga, bisa berhenti memperhatikan, bisa berhenti memberi, dan sebagainya.

Berkahnya orang istiqomah itu dicintai Allah, selain dijaga malaikat dicintai Allah. Orang yang istiqomah itu kalaupun suatu saat Allah menahannya dari beramal, pahalanya insya Allah dapat. Misalnya kita istiqomah sholat jama’ah, lalu Allah menakdirkan sakit atau hujan lebat, itu pahalanya tetap dapat. Atau kita istiqomah tiap malam tahajud, suatu saat Allah memberikan tidur yang pulas karena capek habis belajar, habis kerja, itu tetap dapat pahala tahajud.

2. Pelajari ibadah yang paling membuat kita nyaman dan memahami ilmunya dengan baik. Ada orang yang mampu menghapal Al Quran dengan baik, ada orang yang bagus tahajudnya, ada yang bagus shaum Senin-Kamis atau shaum Daud-nya kuat, ada yang bagus wiridnya, ada yang bagus sedekahnya. Lakukan ibadah secara bertahap saja karena Allah juga sudah tahu persis keterbatasan kita, yang penting kualitasnya terjaga.

3. Pelajari dalil (ibadahnya) dengan baik dan amalkan, mencontoh Rasulullah yang saat mau tidur membaca doa, baca ayat Kursi, surat Al- Fatihah, Al- Ikhlas, Al- Falaq, An- Nas, lalu usap ke wajah. Gunanya melakukan itupun untuk keselamatan diri. Atau menjaga wudhu. Ini amalan para kekasih Allah, selalu menjaga diri suci. Siapa tahu nanti waktu sholat masuk kita tidak dapat air, kalau dalam keadaan wudhu kan lebih mudah.

4. Sering membaca kisah orang-orang soleh yang inspiratif, kisah para sahabat, ulama atau orang- orang yang memang memiliki ketenangan. Seperti Sayid Qutub yang menjelang wafat, sikapnya tetap tenang, jernih, wajahnya jernih walaupun dipukul, dicabuk, hanya menyebut nama Allah ketika mau diseret ke tiang gantungan.

5. Tidak bosan bertaubat. Dengan taubat, nanti hati makin bening, makin adem, makin ajeg, makin banyak yang bisa kita lihat dalam hidup ini. Kalau taubatnya bagus, rezeki nanti kelihatan, jalan keluar juga kelihatan. Persoalan pasti banyak, tapi jangan takut. Tidak ada yang harus kita takuti dengan persoalan kita, orang yang gelisah tuh pasti sebanding dengan tingkat kecintaannya kepada duniawi.